Tampilkan postingan dengan label Blackberry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blackberry. Tampilkan semua postingan

20 Agustus 2011

Fitur Music Baru Dari Blackberry

Blackberry telah mengembangkan layanan baru yang namanya BBM Music sehingga sebentar lagi pengguna Blackberry akan bisa mendengarkan musik dan download lagu ringtone lewat layanan baru tersebut. Seperti apa?

Perusahaan smartphone BlackBerry, RIM, dilaporkan Ars Technica, telah mengembangkan layanan bernama BBM Music. Layanan yang bekerja dengan sistem BlackBerry Messenger ini direncanakan akan diluncurkan minggu depan.

BBM Music tidak dibuat untuk menyaingi iTunes atau Spotify, karena harganya lebih murah. Pengguna BBM Music dapat mendengarkan 50 lagu dan share ke teman lewat BlackBerry Messenger.

Dengan layanan ini, pengguna BB akan bisa mengkustomisasi ponselnya, dan kemungkinan lagu-lagu itu dapat dijadikan ringtone atau ringback tone.

Untuk produk baru ini, RIM telah bekerja sama dengan perusahaan label Universal Music, Sony Music, Warner Music, dan EMI.

Sumber : Inilah.com

23 Juni 2011

Inilah Mengapa Orang Indonesia Senang dengan Blackberry

Blackberry
Ada lelucon yang mengatakan bahwa jika tidak memiliki gadget yang tepat orang akan dikucilkan. Dan hal ini terbukti karena gadget yang sedang tren di Indonesia adalah Blackberry. Seperti apa tren-nya?

Bukan tanpa alasan, hal ini bisa dilihat dari sekeliling. Misalnya, saat jam makan siang di Jakarta, banyak didapati orang asyik ‘bergumul’ dengan BlackBerry mereka. Sebagian besar orang-orang ini terpaku pada smartphone dekoratif mereka.

Pengamat teknologi informasi (TI) Onno Purbo, orang Indonesia melihat BlackBerry sebagai gadget trendi dan menarik. Tak hanya para profesional yang turut terjebak dalam ‘kemeriahan’ ini. Bahkan, siswa SMA pun sudah menggunakan gadget ini dengan alasan agar tetap bisa berhubungan dengan teman-temannya.

Selain itu, seringkali ditemui satu keluarga yang semua anggota keluarga menggunakan smartphone. Namun, mengapa smartphone, bukan ponsel? Menurut banyak orang, smartphone jauh lebih keren dibanding ponsel.

Demam smartphone Research In Motion (RIM), pengembang BlackBerry Kanada, ini membuat produsen BlackBerry itu tak butuh iklan guna memikat pelanggan baru. Meski begitu, tetap ada kampanye pemasaran dari profil tinggi RI, terutama anak menantu presiden.

Analis pemasaran mengatakan, hal yang menjadi pendorong penjualan smartphone di Indonesia adalah kata mulut ke mulut. Namun, bagaimana semua hal ini dimulai masih menjadi sebuah misteri.

Fitur yang dimiliki BlackBerry sendiri sedikit berbeda dengan smartphone lain yang tersedia di pasar, meski pengguna lain juga bisa mengirim pesan secara gratis. Entah bagaimana seperti ditulis BBC, produk gaya hidup ini telah memperoleh status kultus di Indonesia.

“Kita adalah bangsa konsumen, selalu mencari tren terbaru,” ujar Purbo. Swadeklarasi trendsetter seperti radio DJ Tommy Prabowo menyuarakan pandangan Purbo. “Saat saya pertama mendapat Blackberry di 2008, sangat sedikit orang Jakarta menggunakannya. Namun kini, 99% kenalan saya menggunakan BlackBerry,” katanya.

Selama dua tahun terakhir, Prabowo mengganti smartphone-nya sebanyak empat kali untuk mengikuti tren terbaru. Fenomena ini mirip ledakan ponsel di Indonesia kurang dari satu dekade lalu yang membuat Indonesia menjadi salah satu pasar ponsel terbesar dunia.

“Anda tak keren jika tak memiliki Nokia terbaru. Saat ini kita sedang menuju ke arah yang sama. Beberapa orang sama sekali tak mengetahui cara menggunakan fitur Blackberry selain layanan pesannya. BlackBerry merupakan hal baru dan ngetren,” kata Prabowo.

Ledakan pengguna smartphone tampaknya bertepatan dengan lonjakan penggemar media sosial. Menurut situs Internet World Stats, sejak 2000, penggunaan internet di Indonesia telah tumbuh 1.500%.

Statistik web Socialbakers memperkirakan Indonesia memiliki 37 juta pengguna Facebook dan menempati posisi kedua setelah Amerika Serikat (AS). Sementara itu, penghitung trafik comScore memberi peringkat Indonesia keempat dunia untuk Twitter.

Menurut pekerja bank yang sempat dipenjara setelah mengeluhkan perlakuan rumah sakit dalam email yang dikirim ke teman-teman, Prita Mulyasari, pentingnya jejaring sosial mendapat perhatian Indonesia pada 2009.

Para pendukung Prita meluncurkan kampanye besar-besaran di Facebook dan Twitter, dan memicu peliputan media secara luas baik di nasional dan internasional yang kemudian membuat Prita dibebaskan dari semua tuduhan.

Baru-baru ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyangkal klaim kritikus yang menyebarkan kebohongan dan rumor tentang SBY menggunakan media sosial. Bahkan, presiden menyebut BlackBerry sebagai platform yang bisa ‘meningkatkan kehidupan’.

Namun, ia menambahkan, mereka yang ‘menggunakan media online untuk membunuh karakter atau menyalahgunakannya, tak bertanggung jawab, tercela dan pengecut’.

Purbo yakin, banyak orang Indonesia menggunakan teknologi komunikasi lebih dari sekadar memperbarui status sosial. “Hal inilah yang perlu dipelihara dan pemerintah harus melakukannya sesuatu pada hal ini,” katanya.

Selama bertahun-tahun, pemerintah Indonesia bernegosiasi dengan RIM untuk pembangunan server lokal. Purbo yakin, pemerintah harus lebih proaktif mendorong RIM berinvestasi di RI. “Mengapa berhenti pada satu server? Server hanya sepotong kecil peralatan dan bisa diletakkan di mana saja. Mengapa tak meminta mereka membangun pabrik di sini?”

Programer Indonesia harus dilibatkan dan berbagi keuntungan, lanjutnya. Semua hal ini bisa berubah jika Android Google berhasil mengambil alih pasar. Purbo sendiri menggambarkan Android sebagai ‘hal besar berikutnya’.

Smartphone Android belum memenangkan konsumen Indonesia. Purbo yakin, hal ini dikarenakan Android sebagian besar diproduksi di Asia sementara orang Indonesia ‘haus’ barang Amerika atau Eropa.

Saat ini, jutaan pengguna Blackberry menekan jaringan mobile dan membuat operator kesulitan memasok layanan handal. “Saya sendiri telah meninggalkan Blackberry sejak lama dan menggunakan Android. Android murah dan buatan China,” ujar Purbo.

Sumber : Inilah.com

15 Juni 2011

Kecelakaan Pesawat Bisa Karena iPad?

Jika anda di penerbangan pasti sudah sering mendengar peringatan dari pramugari dan crew pesawat bahwa dilarang mengaktifkan ponsel selama penerbangan. Ternyata larangan mengaktifkan ponsel dalam penerbangan semakin gencar dikampanyekan karena resiko bahaya yang timbul akibat ponsel. Seperti apa?

Sinyal ponsel dapat mengganggu sinyal penerbangan. Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) mengatakan, keberadaan perangkat elektronik portabel apapun, termasuk ponsel, dapat membahayakan penerbangan.

Lembaga ini melaporkan bahwa antara 2003–2009 ada 125 penerbangan yang mengadukan gangguan pada kontrol penerbangan, perangkat pendaratan, dan sarana komunikasi pesawat. Sebanyak 75 peristiwa dari 125 laporan itu diyakini kru pesawat disebabkan oleh alat komunikasi elektronik.

Penasihat Boeing, Dave Carson, mengatakan radiasi sinyal perangkat elektronik memang dapat mengacaukan sensor pesawat yang terdapat di area penumpang.

Sinyal itu akan semakin kuat saat pesawat dalam keadaan terbang. Misalnya saja dua laptop yang menyala dalam pesawat yang sedang terbang, dapat membuat jam pesawat berputar berbalik arah, mematikan alat pembaca GPS, dan membuat informasi detail ketinggian pesawat bergerak tidak teratur.

Carson mengatakan, keberadaan ponsel meningkatkan risiko bahaya terutama pada pesawat model lama. Kabar buruknya, seperti dikutip dari Crunchgear, perangkat komunikasi elektronik paling berbahaya bagi penerbangan adalah smartphone iPad, yang diikuti oleh iPhone dan BlackBerry.

Sumber : inilah.com

22 Maret 2011

Smartphone Membawa Akibat Negatif Lho

Sekarang ini penggunaan smartphone meningkat drastis. Memiliki smartphone merupakan suatu kebanggaan tersendiri, tapi berhati-hatilah karena banyak akibat negatif dari penggunaan smartphone. Seperti apa?

Akibat negatif dari Smartphone ternyata bisa menimbulkan keriput prematur dan meningkatkan risiko kanker dan impotensi. Permintaan smartphone makin lama makin tinggi, begitu pula masalah kesehatan yang membayanginya.

Direktur National Skin Centre Navin Taneja mengatakan, layar kecil BlackBerry dan iPhone dapat menimbulkan kerut di sekitar mata.

"Penggunaan smartphone meningkat drastis beberapa tahun terakhir. Orang menggunakannya 8-10 jam sehari dan memaksa mereka fokus pada gadget itu. Hal ini memaksa otot muka bekerja keras dan menimbulkan kerut di sekitar mata,” jelasnya.

Pengguna berusia 20-25 sering kali mengeluhkan masalah ini. "Lima sampai tujuh klien mengeluhkan hal ini."

Selain itu, terlalu lama menggunakan smartphone dapat membuat kulit kusam.

“Kulit akan kehilangan cahayanya,” papar konsultan dematolog Pritam Pankaj.

Selain kulit, radiasi smartphone bisa menimbulkan masalah yang lebih besar. “Smartphone lebih mengancam. Gadget ini memancarkan radiasi 2,5 kali lebih besar dari ponsel biasa. Emisi ini bisa menyebabkan risiko kanker otak, impotensi dan penuaan dini,” kata senior konsultan bedah kosmetik Anup Dhir.

Padahal, perusahaan pembuat smartphone pun telah memperingatkan hal ini dalam buku manualnya. Pembuat BlackBerry, Research In Motion, menyarankan agar gadget berada 25 mm dari pengguna.

Apple menyarankan agar gadget berada 15 mm dari pengguna ketika melakukan panggilan atau transmisi data nirkabel. “Untuk menghindari efek bahaya ini pada kesehatan, sebaiknya menggunakan hands-free sejauh mungkin,” tambah Dhir.

10 Februari 2011

Hati-hati Smartphone Jadi Target Hacker dan Spammer

Kemajuan teknologi pada ponsel dengan munculnya smatphone atau ponsel pintar ternyata diikuti juga oleh hacker dan spammer yang mulai beralih untuk menjadikan smatphone menjadi target utama mereka.

Hal ini terungkap dalam laporan firma keamanan komputer McAfee, Rabu, seperti dikutip AFP. Berdasarkan Laporan Ancaman (Komputer) McAfee selama tiga bulan terakhir tahun 2010, kuantitas piranti lunak jahat yang disebut malware naik 46 persen sepanjang tahun lalu dibandingkan dengan tahun 2009. "Kejahatan cyber terus mencermati dengan seksama apa-apa saja yang tengah populer dan apa yang akan berpengaruh terbesar dari usaha terkecil," kata Wakil Presiden Senior McAfee Labs Vincent Weafer. "Kami melihat perubahan penting dalam berbagai wilayah yang menunjukkan kejahatan cyber menjadi tren di seluruh dunia. McAfee Labs juga melihat hubungan langsung antara popularitas perangkat dan kegiatan kejahatan cyber, yaitu sebuah kecenderungan yang kita harapkan naik tahun 2011," katanya.

McAfee sudah melihat ancaman piranti lunak terhadap perangkat mobile terus meningkat dalam beberapa tahun belakangan menyusul naiknya popularitas ponsel pintar dan komputer tablet. "Ancaman terhadap platform-platform mobile bukanlah hal baru," kata McAfee. "Meski begitu, setelah semakin banyak konsumen yang menggunakan perangkat mobile dan tablet dalam kehidupan sehari-hari dan pekerjaan mereka, maka penjahat cyber pun ikut mencermatinya."

Malware Geinimi menyelinap ke dalam games-games dan aplikasi-aplikasi lainnya untuk ponsel berbasis Android diklaim McAfee sebagai "salah satu ancaman terpenting kuartal ini." Dengan semakin banyaknya jenis ponsel pintar, tablet, televisi, dan komputer terkait dengan Internet, para peretas cenderung berusaha "meracuni" hasil pencarian Internet dengan tautan ke situs penjebak lewat malware.

Taktik peretas termasuk memikat orang dengan situs palsu, untuk kemudian menipu mereka guna mengunduh malware atau membeberkan informasi berharga. Produk piranti lunak Adobe seperti Flash dan Acrobat merupakan target gampang bagi pembuat malware dan kejahatan cyber begitu masuk komputer atau jaringan.

Sumber : Liputan6

21 Januari 2011

Cara Blackberry Blokir Situs Porno

Foto Miyabi di situs porno yang diblokir Blackberry
Bagi pengguna Blackberry yang selama ini sering membuka situs porno yang berisi foto wanita telanjang dan foto bugil lainnya maka secara bertahap Blackberry sudah melakukan pemblokiran sekitar satu juta situs porno. Bagaimana caranya?

Resarch In Motion (RIM) secara bertahap memblokir situs porno di BlackBerry. Memanfaatkan DNS Nawala, RIM dengan cerdik memblokir tanpa usaha keras. Mengapa?

Menurut pengamat teknologi A. Alfons Tanujaya, RIM membuat filtrasi sehingga setiap kali masyarakat browsing internet dan terhubung ke jaringan operator, mitra RIM ini akan meneruskan langsung ke server RIM.

“Biasanya, setelah diteruskan ke server RIM maka pengguna bisa langsung dapat feedback. Namun, setelah menggunakan kebijakan filtrasi, saat URL situs yang diinginkan pengguna telah diterima RIM, maka RIM melakukan kroscek ke Nawala. Apakah URL itu masuk di dalam daftar yang dilarang Nawala atau tidak. Jika bebas dari daftar Nawala maka diteruskan kembali ke pengguna. Jika tidak, akan diblokir.”

Menurut Alfons, pihak RIM termasuk cerdik memanfaatkan Nawala. Layanan lokal ini bisa menunjukkan keseriusan RIM bekerja sama dengan pemerintah Indonesia sekaligus wujud lepas tangan jika terjadi kegagalan pemblokiran. Lagipula, mereka hanya perlu melakukan pengecekan ulang.

“Sebenarnya pihak RIM bisa menggunakan beberapa aplikasi penyaring situs, tapi mereka memanfaatkan Nawala sebagai wujud keseriusan terhadap kebijakan lokal dan bermain aman. Jika terjadi kegagalan, misalnya, mereka bisa saja menyalahkan Nawala. Karena daftar situs yang diblokir tergantung Nawala,” ujar Alfons.

Berdasarkan keterangan situs resminya, Nawala Nusantara adalah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan situs negatif. Nawala Nusantara membantu menapis jenis situs-situs negatif yang tidak sesuai peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian.

Selain itu, Nawala Nusantara juga akan menepis situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.

Sumber : inilah.com

12 Januari 2011

Mike Lazaridis, Sarjana Gagal Pencipta Blackberry

Mike Lazaridis
Jika anda mengikuti akhir-akhir ini ramai diberitakan bahwa pemerintah Indonesia meminta RIM ( Research In Motion) perusahaan Blackberry membuka servernya di Indonesia supaya bisa dikontrol pemerintah dan beberapa permintaan lainnya. Namun, tak banyak yang mengetahui siapa pendiri perusahaan yang memproduksi BlackBerry tersebut , yaitu Research In Motion Limited (RIM). Dia adalah Mike Lazaridis. Dari tangan warga negara Kanada inilah produk tersebut lahir dan mengubah gaya hidup manusia di tengah zaman globalisasi ini.

BlackBerry adalah perangkat telepon genggam nirkabel (tanpa kabel) yang memiliki kemampuan telepon seluler sekaligus memiliki fasilitas e-mail, SMS, faksimili, dan penjelajah internet. Berbekal sistem dan teknologi servernya yang unik, pengguna BlackBerry dapat selalu terhubung dengan jaringan internet. Sehingga, penggunanya bisa berkomunikasi sekaligus menerima atau mengirim data di manapun.
Rasanya tak berlebihan pula menyandingkan nama Lazaridis dengan pemilik Microsoft, Bill Gates, dan pemilik jaringan sosial Facebook, Mark Zuckerberg. Sebab, tangan dingin mereka mampu melahirkan produk barn dalam waktu relatif singkat dan menjadi ikon gaya hidup manusia.
Sebenarnya, nama lengkapnya adalah Mihalis Lazaridis. Dia bukan asli Kanada. Pada 14 Maret 1961, pria yang akrab disapa Mike ini lahir di Istanbul, Turki. Kedua orangtuanya berasal dari Yunani. Pada usia lima tahun, orang tuanya membawa Mike pindah ke Kanada. Kepindahannya itu berkat program Istanbul Program, yang digelar sejak 1955. Yaitu, keseempatan bagi etnis minoritas Yunani di Istanbul untuk pindah dan menetap di Windsor, daerah di dekat Kota Ontario, Kanada.
Tahun 1966, Mike dan keluarganya memulai kehidupan baru di Windsor. Sejak berusia belia, Mike sudah rajin membaca dan dikenal sebagai kutu buku. Aktivitasnya di sekolah dihabiskannya di ruangan perpustakaan. Tak mengherankan jika di usia 12 tahun, dia dianugerahi penghargaan Windsor Public Library. Pasalnya, dia telah melahap semua buku ilmu pengetahuan di perpustakaan tersebut.
Menginjak bangku sekolah menengah atas, minat Mike beralih ke alat dan barang elektronik. Minat tersebut menemukan penyalurannya. Guru-guru Mike di SMA adalah orang-orang pintar yang selalu bisa menjawab rasa keingintahuannya.
Mereka sudah membayangklan bahwa suatu saat nanti fungsi perangkat elektronik seperti telepon genggam, komputer, dan wireless bergabung jadi satu dalam sebuah produk teknologi dalam setiap wawancara, Mike selalu mengatakan bahwa guru-gurunya di SMA merupakan motivator terbaiknya.
Tahun 1979, Mike melanjutkan pendidikannya di University of Waterloo. Dia mengambil jurusan Electrical Engineering, dengan fokus pada ilmu komputer. Sembari kuliah, dia sudah terjun ke bidang wirausaha yang terkait dengan ilmu teknologi yang dipelajarinya.
Fokus utamanya adalah teknologi nirkabel. Interaksinya dengan dosen-dosen dan aktivitas di laboratorium memberikan inspirasi baginya untuk menggabungkan teknologi komputer dengan jaringan nirkabel.
Aktivitasnya semakin padat dan bakat usahanya kian terasah setelah mendapat kontrak senilai 500.000 dollar AS dari General Motors (GM). Tugasnya adalah membangun displai kontrol jaringan komputer di raksasa otomotif itu.

11 Januari 2011

Inilah Negara Yang Kisruh Dengan Blackberry

Layanan Blackberry
Ternyata kisruh pemblokiran situs tertentu lewat layanan Blackberry tidak hanya terjadi di Indonesia. Sejak tahun lalu, sejumlah negara mendesak dan mengancam Research in Motion (RIM), sebagai produsen BlackBerry untuk menutup akses situs tertentu.

Negara-negara yang mendesak RIM itu antara lain, India, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Pakistan dan Cina. India, misalnya, mereka meminta RIM untuk membuka aksesnya untuk kepentingan mengungkap kejahatan. Persis seperti salah satu permintaan Indonesia.

Inilah negara-negara yang yang "bermasalah" dengan RIM.

INDIA
Pemerintah India meminta RIM untuk bisa mengakses data serta melacak email yang dikirim atau diterima pengguna blackberry di India. Mereka khawatir layanan tersebut disalahgunakan oleh para militan dan menciptakan ketidakstabilan politik. Selama ini, kelompok gerilyawan berbasis Pakistan memang kerap berbagai layanan komunikasi yang sulit dipantau pemerintah India. Mereka menggunakan BlackBerry, telepon selular, serta percakapan lewat Google Talk dan Skype.

Hingga kini pemerintah India belum sepakat dengan RIM.

UNI EMIRAT ARAB
Uni Emirat Arab mensyaratkan kepada RIM untuk memberikan akses kepada pemerintah agar dapat mengetahui informasi yang dikirim pengguna ponsel pintar tersebut. Pemerintah UEA sempat mengancam akan memblokir layanan BlackBerry. Namun ancaman itu dicabut setelah RIM tunduk kepada pemerintah UEA pada Oktober lalu. Kantor Berita negara itu, WAM melaporkan otoritas telekomunikasi atau The Telecommunications Regulatory Authority (TRA) menyatakan layanan Blackberry dari RIM telah sesuai peraturan telekomunikasi Uni Emirat Arab.

PAKISTAN
Pada Mei tahun lalu, Pakistan meminta RIM menutup akses ke situs jejaring sosial Facebook lewat layanan BlackBerry. Dewan Telekomunikasi Pakistan mengeluarkan permintaan itu setelah Pengadilan Tinggi Lahore melarang Facebook gara-gara ada kompetisi menggambar Nabi Muhammad yang disebarkan lewat Facebook.

CINA
RIM berusaha masuk ke Cina sejak 2006, namun terus tertunda hingga dua tahun. Sampai akhirnya, RIM baru masuk 2008. RIM beroperasi dengan menggandeng China Telecom, perusahaan telepon genggam kecil di Cina. Layanan BlackBerry di Cina benar-benar dikontrol pemerintah. Bukan hanya situs porno, tapi juga situs-situs yang kritis terhadap pemerintah juga diblokir.

Sumber : Tempo

Inilah Penjelasan Tifatul Soal Blackberry

Tifatul Sembiring
Kontroversi pemblokiran layanan internet Blackberry terus berlanjut. Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring kembali angkat bicara soal kontroversi pemblokiran layanan internet BlakcBerry. Dalam akun Twitter-nya, @tifsembiring, Tifatul menjelaskan sembilan hal terkait polemik tersebut.

Di antara sepuluh tersebut, Tifatul menyebut ada sekitar 3 juta pelanggan Research in Motion (RIM), produsen BlackBerry, di Indonesia. Dari jumlah tersebut, RIM menangguk untuk pemasukan bersih Rp 2,268 triliun per bulan.

"Salahkah kita meminta "JATAH" buat NKRI seperti tenaga kerja, konten lokal, hormati dan patuhi ketentuan Hukum dan UU di RI yg berdaulat ini," kata Tifatul lewat akun Twitter-nya, Selasa (11/1).

Berikut sembilan penjelasan Tifatul yang terbaru di akun Twitter-nya.

1. Tweeps yg budiman, berikut saya akan jelaskan beberapa hal terkait kontroversi peringatan kpd RIM yg mengoperasikan BlackBerry di INA

2. Data Pakar IT: ada 3 juta pelanggan RIM/BB di Indonesia. 2 jt resmi dan 1 jt black market.

3. Dg rata2 menagih $ 7 USD/org/bulan. RIM menangguk pemasukan bersih Rp 189 Milyar/bln atau RP 2,268 Trilyun/thn. Uang rakyat INA utk RIM

4. CATAT : RIM Tanpa bayar pajak sepeserpun kepada RI, tanpa bangun infrastruktur jaringan apapun di RI. Seluruh jaringan adalah milik 6 operator di INA.

5. Salahkah kita meminta "JATAH" buat NKRI spt. Tenaga Kerja, konten lokal, hormati dan patuhi ketentuan Hukum dan UU di RI yg berdaulat ini

6. Semua operator yg lain sudah menjalankan dan mematuhi UU dan peraturan RI, spt: bayar BHP frekw, pajak, rekrut naker, CSR, bantu korban2

7... Merapi, korban Mentawai, korban Wasior, bencana2 lainnya dan blokir pornografi.

8. Kelirukah kita jika minta RIM menjalankan UU dan aturan yg sama? Apakah RIM perlu diberi keistimewaan dan perkecualian?

9. Saya sdh baca komentar2, haruskah kita selalu me-runduk2 kpd asing? Arogankah kalau mengingatkan asing agr hormati hukum dan UU di INA.

10. Ini u/kepentingan yg lebih luas. Diberi sepotong "kue kecil" lantas mati2an bela asing. Minta hak yg besar u/ bangsa yg terhormat ini.

11. Mudah2an tweeps budiman maklum adanya.


Sebelumnya, Tifatul mengultimatum RIM untuk mematuhi ketentuan menutup saluran pornografi. Jika dalam dua minggu tak dipenuhi, pemerintah akan menutup saluran jaringan RIM. "Tak ada jalan lain, pokoknya siapa saja yang melanggar, ya, harus diberi sanksi," ujarnya akhir pekan lalu.

Setelah mendapat ancaman pemblokiran, RIM, perusahaan Kanada yang mengeluarkan layanan Blackberry, menegaskan mematuhi keinginan pemerintah untuk melakukan penyaringan konten pornografi di servernya.

Dalam keterangan resminya RIM mengatakan akan tunduk terhadap aturan pemerintah. RIM menegaskan akan bekerja sama dengan para operator di Indonesia untuk menempatkan prom, penyaring solusi yang sesuai untuk para pelanggan Blackberry di Indonesia.

Sumber : Tempo

18 Desember 2010

PIN Blackberry Bisa Untuk Jejaring Sosial

Fitur BlackBerry Messenger begitu populer dan menjadi salah satu magnet kuat yang menarik minat konsumen untuk memilih smartphone dan layanan dari Research In Motion (RIM) Kanada itu. Bahkan, dalam perkembangannya, model interaksi yang saat ini hanya bisa dilakukan antarpengguna BlackBerry lewat BBM (BlackBerry Messenger) itu tidak akan eksklusif lagi.

RIM memutuskan akan membuka application programming interface atau API untuk BlackBerry Messenger sehingga semua pengembang aplikasi dapat mengakses fitur interaktif tersebut. PIN (personal identity number), kode yang selama ini hanya dipakai di BBM pun akan menjadi alat jejaring sosial yang lebih luas.

"Perkembangan tersebut memang dinamis. PIN sekarang telah menjadi alat sosial yang lebih luas. Kami akan membuka API sehingga BlackBerry Messenger dapat terhubung ke jaringan luar," ujar Gregory Wade, Managing Director RIM Asia Tenggara di Jakarta, Kamis (16/12/2010). Ia mengatakan kebijakan RIM untuk membuka lebih luas untuk mengakses informasi pengguna BlackBerry seiring dengan tuntutan konsumen.

Sebelumnya, PIN mungkin menjadi barang pribadi, namun kini telah digunakan untuk menjalin hubungan dengan sebanyak mungkin orang lain. Fenomena berbagi PIN yang dilakukan para pengguna BlackBerry di dunia maya salah satu contoh kecenderungan tersebut. Makanya Gregory Wade pun tak kaget saat tahu bahwa banyak pengguna BlackBerry di Indonesia yang dengan sukarela berbagi PIN di halaman Fan Page BlackBerry di Facebook.

Tak seperti nomor ponsel yang bagi sebagian besar orang masih dipertukarkan dengan orang lain yang telah dikenal, banyak pengguna BlackBerry malah mengungkap nomor PIN miliknya untuk menjalin perkawanan baru. Namun, tetap saja jangan sampai nomor PIN tersebut jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab.

Sumber : Kompas

25 Oktober 2010

Tips Agar Blackberry tidak Lemot

Blackberry akan cenderung 'lambat' jika terlalu banyak data yang tersimpan di dalam perangkat. Itulah sebabnya mengapa memory eksternal memberikan peran yang cukup penting di Blackberry.

Berikut ini beberapa tip yang bisa diterapkan untuk menyiasati agar Blackberry tidak 'lemot'.

1. Pastikan memori internal anda tetap dalam kapasitas yang cukup.

2. File-file multimedia anda pastikan berada di dalam Media Card/Storage Card.

3. Biasakan mencabut baterai setiap 2-3 hari sekali untuk menghapus sisa-sisa file yang tidak terpakai.

4. Berikut ini beberapa shortcut yang bisa membantu,

- Untuk melihat sisa file atau file free, jangan habis kan waktu anda untuk membuka Options > Status. Cukup tekan "Alt" + "Left Shift" + "Letter H" secara bersamaan. shortcut ini akan menunjukkan info-info vital status Blackberry.

- Untuk mereset Blackberry pun tak perlu lagi mencabut baterai. Cukup tekan "Alt" + "Right Shift" + "Del" dan Blackberry anda akan langsung te-reset, sama seperti mencabut baterai.

5. Selalu rutin menghapus Browser Cache pada menu Browser Menu - Options - Cache Operations - Clear History

6. Bersihkan Event Log pada home screen dengan mengetik 'ALT' + huruf 'L' + 'G' + 'L' + 'G'.

7. Rutin Memory Cleaning dengan masuk ke Options - Security Options - Enabled - Menu - Clean Now.

Sumber : Okezone

07 Oktober 2010

Blackberry oh Blackberry

Kalau hari gini gak punya Blackberry? Apa kata dunia? Mungkin begitulah yang ada dipikiran warga kota pada umumnya ditengah kesibukan dan kecenderungan untuk akses internet setiap saat misalnya update FB dan Twitter. Apakah anda termasuk didalamnya?
Pada waktu liburan yang lalu saya sempat membayangkan seandainya saja seperti jaman dulu dimana pada saat itu yang memiliki HP hanya orang-oranmg kaya saja. Mungkin saya bisa lebih menikmati liburan tanpa masih diganggu oleh komunikasi email atau suara dering HP dari rekan kerja atau pimpinan. Apalagi sekarang di perusahaan saya sudah mulai diwajibkan untuk beberapa staff memiliki dan mengaktifkan Blackberry sehingga bisa setiap saat menerima dan mengirim email yang harus dijawab dengan kategori "penting". Tapi kalau set back ke belakang lagi malah membuat kita jadi berpikir mundur ke belakang. Seharusnya kita bisa bersyukur bahwa karena kecanggihan teknologi seperti sekarang ini kita bisa terkoneksi dengan internet setiap saat. Dan saya mulai membayangkan bahwa saat ini saya bisa tahu info terbaru dari internet lewat BB meskipun saat ini saya berada di sebuah kota di ujung timur pulau Jawa. Saya masih bisa update berita terbaru baik itu berita terkini dan juga berita sepakbola yang saya gemari. Yang lebih penting saya juga masih bisa mengirimkan email penting setiap saat ke rekan kerja karena email tersebut sangat urgent. Di beberapa perusahaan lain saya juga mendengar bahwa karyawannya ada juga yang diwajibkan memiliki Blackberry. Tapi semua juga kembali lagi ke masing-masing kita apakah kita bisa mengoptimalkan BB tersebut untuk meningkatkan produktifitas kita atau malah semakin menurunkan tingkat produktifitas kerja kita karena BB malah digunakan untuk YM-an dan update FB saja. Bagaimana menurut anda?