Tampilkan postingan dengan label smartphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label smartphone. Tampilkan semua postingan

11 Agustus 2011

Sejarah Keyboard QWERTY

Keyboard QWERTY
Kalau kita mengamati urutan keyboard baik itu keyboard komputer maupun keyboard smartphone selalu menggunakan urutan QWERTY. Tahukah anda sejarah mengapa QWERTY yang dipilih?

Rancangan ini diciptakan pada 1873 ketika Christopher Latham Sholes memperbaiki model awal mesin ketiknya agar memiliki rancangan pengetik yang lebih cepat dan lebih efisien untuk ‘E. Remington and Sons’.

Sholes menyadari, rancangan alfabet kunci pada model asli cenderung macet. Karenanya, ia mengubah urutannya dan menyebarkan pasangan alfabet paling umum di bagian paling jauh.

Model QWERTY Sholes seperti dikutip dari berbagai sumber, diberi nama Remington dan mulai tersedia sebagai mesin ketik komersial pertama pada 1974. Sejak itu, banyak alternatif QWERTY tercipta.

Termasuk, keyboard Dvorak Simplified (nama ini diambil dari nama profesor dan pencipta August Dvorak) dan rancangan keyboard Colemak. Meski keyboard baru ini dirancang untuk meningkatkan kecepatan mengetik semabari menjaga pertimbangan egonomis, QWERTY terus menjadi standar hingga kini.

“Berkat keyboard elektronik, QWERTY tak diperlukan lagi. Namun, banyak orang telah terbiasa menggunakan rancangan ini,” ujar Robert L. Goldberg dari program ergonomis University of California.

Sumber : inilah.com

27 Juni 2011

Tips Menjaga Smartphone

Ponsel zaman sekarang sudah bukan lagi sekedar alat komunikasi. Maraknya smartphone atau ponsel pintar di sekitar kita dapat meningkatkan kemudahan akses data dan informasi baik untuk keperluan tugas maupun bisnis. Oleh karena itu penanganannya pun tidak boleh sembarangan apalagi jika di dalam smartphone tersebut terdapat data-data penting. Inilah tips untuk menjaga smartphone kita supaya aman.

Berikut sejumlah tips pintar dari perusahaan keamanan Eset untuk memperlakukan ponsel pintar Anda agar aman dari aksi penyusupan penjahat cyber dan program jahat.

1. Selalu mengunci dan gunakan password untuk melakukan akses ke perangkat komunikasi Anda.

2. Jika ingin memasukkan data pribadi, lakukan hanya untuk aplikasi-aplikasi yang disediakan oleh pembuatnya. Itu berarti, jika Anda ingin men-download aplikasi Facebook haruslah dari website Facebook, demikian juga dengan aplikasi Twitter dari Twitter, dan lainnya.

3. Jangan menyimpan informasi bersifat rahasia di dalam perangkat smartphone Anda.

4. Aktifkan Password program.

5. Matikan fungsi layanan geo-location.

6. Aktifkan sistem proteksi password.

7. Hapus atau pindahkan foto-foto pribadi yang tidak ingin Anda sebarkan.

8. Jangan menginstal aplikasi-aplikasi dari pengembang yang tidak dikenal. Jika sudah terlanjur melakukan download yang dimaksud, hentikan dulu aktifitas online banking dari perangkat mobile Anda, karena aplikasi tersebut berpotensi malware.

9. Cermati dulu aplikasi-aplikasi yang ingin Anda download dan instal. Apakah aplikasi tersebut telah di-download ratusan ribu kali? Apakah memiliki rating yang tinggi? Apakah aplikasi tersebut sudah ada sejak lama? Apakah pengembang aplikasi tersebut dipercaya oleh kalangan industri dan pelanggannya?

Untuk mengetahuinya dapat dilakukan dengan memeriksa melalui search engine, melalui jejaring sosial, maupun dari mikroblogging.

10. Jika Anda mengklik sebuah link di email, jangan pernah memasukkan data-data pribadi ke dalamnya. Karena banyak kasus masuknya malware melalui modus tersebut. Terlebih jika dilakukan melalui perangkat komunikasi mobile, risikonya akan semakin tinggi. Akan lebih aman jika melakukannya dengan memasukkan nama website pada web browser, baru kemudian masukan data Anda.

11. Instal aplikasi keamanan dan aktifkan program Antivirus.

12. Perlakukan perangkat smartphone Anda layaknya desktop karena pelaku kejahatan dunia maya tidak perduli platfom apa yang Anda gunakan, tetapi justru menyasar setiap orang untuk dijadikan korban

Sumber : Detik.com

22 Maret 2011

Smartphone Membawa Akibat Negatif Lho

Sekarang ini penggunaan smartphone meningkat drastis. Memiliki smartphone merupakan suatu kebanggaan tersendiri, tapi berhati-hatilah karena banyak akibat negatif dari penggunaan smartphone. Seperti apa?

Akibat negatif dari Smartphone ternyata bisa menimbulkan keriput prematur dan meningkatkan risiko kanker dan impotensi. Permintaan smartphone makin lama makin tinggi, begitu pula masalah kesehatan yang membayanginya.

Direktur National Skin Centre Navin Taneja mengatakan, layar kecil BlackBerry dan iPhone dapat menimbulkan kerut di sekitar mata.

"Penggunaan smartphone meningkat drastis beberapa tahun terakhir. Orang menggunakannya 8-10 jam sehari dan memaksa mereka fokus pada gadget itu. Hal ini memaksa otot muka bekerja keras dan menimbulkan kerut di sekitar mata,” jelasnya.

Pengguna berusia 20-25 sering kali mengeluhkan masalah ini. "Lima sampai tujuh klien mengeluhkan hal ini."

Selain itu, terlalu lama menggunakan smartphone dapat membuat kulit kusam.

“Kulit akan kehilangan cahayanya,” papar konsultan dematolog Pritam Pankaj.

Selain kulit, radiasi smartphone bisa menimbulkan masalah yang lebih besar. “Smartphone lebih mengancam. Gadget ini memancarkan radiasi 2,5 kali lebih besar dari ponsel biasa. Emisi ini bisa menyebabkan risiko kanker otak, impotensi dan penuaan dini,” kata senior konsultan bedah kosmetik Anup Dhir.

Padahal, perusahaan pembuat smartphone pun telah memperingatkan hal ini dalam buku manualnya. Pembuat BlackBerry, Research In Motion, menyarankan agar gadget berada 25 mm dari pengguna.

Apple menyarankan agar gadget berada 15 mm dari pengguna ketika melakukan panggilan atau transmisi data nirkabel. “Untuk menghindari efek bahaya ini pada kesehatan, sebaiknya menggunakan hands-free sejauh mungkin,” tambah Dhir.

01 Maret 2011

Wah, Android Diserang Virus Baru

Lagi-lagi ponsel Android menjadi incaran virus. NetQin Mobile telah menangkap 2 program spyware baru yang telah menginfeksi ponsel Android. Bagaimana serangan virus ini beraksi?

Menurut perusahaan itu, dua program, "SW.SecurePhone" dan "SW.Qieting", dapat melepaskan sejumlah virus yang mengganggu informasi pribadi dari ponsel terinfeksi.

Keduanya terutama didistribusikan di AS melalui internet. Karena dua aplikasi memiliki ikon, sulit untuk pengguna mengatakan terinfeksi atau tidak. Demikian yang dilansir melalui, PC World, Selasa (1/3/2011).

Sebagai keuntungan Android yang popularitasnya naik, pembuat malware semakin banyak mulai mengincari sistem operasi besutan Google itu. Jadi jika Anda memiliki ponsel Android, mungkin sudah saatnya Anda untuk mendapatkan program antivirus. Lebih baik aman daripada menyesal.

Nah, untuk membantu pengguna tetap aman, NetQin menawarkan saran berikut:

1) Download aplikasi dari sumber terpercaya dan cek review, peringkat, dan informasi pengembang sebelum men-download apa pun.

2) Perhatikan mengenai aplikasi perizinan. Sebuah aplikasi tidak harus meminta untuk melakukan lebih dari apa yang ditawarkan dalam daftar resmi fitur.

3) Jadilah waspada untuk biaya yang tidak biasa di tagihan telepon karena hal ini dapat menjadi tanda ponsel Anda terinfeksi.

4) Memasang aplikasi keamanan terpercaya untuk melindungi telepon Anda.

Sumber : okezone.com

17 Februari 2011

OS Android Akan Jadi Next WIndows

Ada sebuah analisa yang menyebutkan bahwa Sistem Operasi Android bisa menjadi next Windows di masa depan. Apakah seperti Microsoft Windows maksudnya?

Di masa depan, Android diprediksi akan menguasai sistem operasi utama untuk smartphone dan komputer pribadi dalam berbagai bentuk. Memang keberhasilan saat Android tidak bisa dibantah, tetap harus dilihat apakah kualitas OS akan pernah cocok dengan kualitas dari Windows.

"Android adalah Windows berikutnya. Sebagian besar dari kita akan memiliki satu tablet dan satu telephon, dan mungkin satu Reader. Tidak setiap anak akan memiliki PC, tetapi setiap anak akan memiliki tablet. Anda akan memiliki jangkauan yang lebih besar dalam demografi, seperti kaum muda dan orang tua, " kata Mike Volpi, analis dari Ventura seperti dilansir Bloomberg, Kamis (17/2/2011).

Google Android telah menjadi sistem operasi paling populer untuk smartphone dan memiliki semua kesempatan untuk menjadi kekuatan mayoritas bagi komputer pribadi di tablet-faktor yang direncanakan akan dirilis tahun ini.

Tapi tidak semuanya tentang Android adalah baik, sejumlah perangkat, terutama model yang murah, tidak bekerja dengan baik untuk beberapa. Sebaliknya, menurut Volpi, kualitas Windows tanpa cela.

Sayangnya untuk Microsoft, telah gagal untuk mengembangkan sebuah sistem operasi yang benar-benar kompetitif untuk perangkat mobile, itulah sebabnya mengapa Google Android, Nokia Symbian dan banyak lainnya merebut pasar smartphone, perangkat yang menjual lebih banyak dr PC hari ini.

Android memang memiliki kesempatan untuk menjadi OS pilihan bagi miliaran produk mobile yang akan dirilis di tahun-tahun mendatang. Akibatnya, itu membuat banyak developer untuk mengembangkan software dengan Android yang terhubung dengan beragam perangkat.

10 Februari 2011

Hati-hati Smartphone Jadi Target Hacker dan Spammer

Kemajuan teknologi pada ponsel dengan munculnya smatphone atau ponsel pintar ternyata diikuti juga oleh hacker dan spammer yang mulai beralih untuk menjadikan smatphone menjadi target utama mereka.

Hal ini terungkap dalam laporan firma keamanan komputer McAfee, Rabu, seperti dikutip AFP. Berdasarkan Laporan Ancaman (Komputer) McAfee selama tiga bulan terakhir tahun 2010, kuantitas piranti lunak jahat yang disebut malware naik 46 persen sepanjang tahun lalu dibandingkan dengan tahun 2009. "Kejahatan cyber terus mencermati dengan seksama apa-apa saja yang tengah populer dan apa yang akan berpengaruh terbesar dari usaha terkecil," kata Wakil Presiden Senior McAfee Labs Vincent Weafer. "Kami melihat perubahan penting dalam berbagai wilayah yang menunjukkan kejahatan cyber menjadi tren di seluruh dunia. McAfee Labs juga melihat hubungan langsung antara popularitas perangkat dan kegiatan kejahatan cyber, yaitu sebuah kecenderungan yang kita harapkan naik tahun 2011," katanya.

McAfee sudah melihat ancaman piranti lunak terhadap perangkat mobile terus meningkat dalam beberapa tahun belakangan menyusul naiknya popularitas ponsel pintar dan komputer tablet. "Ancaman terhadap platform-platform mobile bukanlah hal baru," kata McAfee. "Meski begitu, setelah semakin banyak konsumen yang menggunakan perangkat mobile dan tablet dalam kehidupan sehari-hari dan pekerjaan mereka, maka penjahat cyber pun ikut mencermatinya."

Malware Geinimi menyelinap ke dalam games-games dan aplikasi-aplikasi lainnya untuk ponsel berbasis Android diklaim McAfee sebagai "salah satu ancaman terpenting kuartal ini." Dengan semakin banyaknya jenis ponsel pintar, tablet, televisi, dan komputer terkait dengan Internet, para peretas cenderung berusaha "meracuni" hasil pencarian Internet dengan tautan ke situs penjebak lewat malware.

Taktik peretas termasuk memikat orang dengan situs palsu, untuk kemudian menipu mereka guna mengunduh malware atau membeberkan informasi berharga. Produk piranti lunak Adobe seperti Flash dan Acrobat merupakan target gampang bagi pembuat malware dan kejahatan cyber begitu masuk komputer atau jaringan.

Sumber : Liputan6