Tampilkan postingan dengan label kisah sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah sukses. Tampilkan semua postingan

27 Maret 2011

Wow, Bisnis Kopi Celup Omzetnya Bisa Puluhan Juta?

Sukses bisnis itu bisa dengan cara apa saja bahkan dengan bisnis yang belum pernah kita bayangkan sebelumnya. Ada seorang ibu rumah tangga di Malang menciptakan inovasi baru cara menikmati kopi dengan mudah tapi rasanya pas. Hasilnya wow luar biasa. Seperti apa ceritanya?

Bisnis kopi celup ini hasilnya malah di luar dugaan ibu tersebut, ternyata produk yang awalnya hanya untuk konsumsi sendiri ini menghasilkan omzet yang luar biasa.

Bahkan bisnis kopi celup yang baru dipasarkan dari mulut ke mulut ini sudah beromzet hingga puluhan juta per bulan. Kopi celupnya pun sudah merambah pasar Sumatera dan Jawa.

Berawal dari ketertarikannya sebagai penikmat kopi, Emy Listik tertarik untuk menciptakan kreasi baru dalam teknik menyeduh kopi. Layaknya teh celup, Emy menciptakan teknik baru dalam menikmati secangkir kopi. Yakni dengan cara dicelup.

Ternyata usaha kreasinya ini membuahkan hasil, kopi celup karyanya kini ramai diminati pasar hingga ke luar kota. Kota-kota besar seperti Bandung, Surabaya, Jakarta dan Aceh cukup tertarik dengan kopi celup yang diproduksi sendiri di rumah Emy di Jalan Malang, Penarukan, Kepanjen, Malang ini. Dari segi harga juga cukup murah, untuk satu kemasan kopi celup, cuma dihargai Rp14 ribu.

Semua proses produksi mulai dari pengovenan, penggilingan, pengepakan hingga pemasaran semuanya dikerjakan sendiri oleh Emy. Alat produksi pun buatan sendiri, seperti oven kopi misalnya, adalah ide kreatif Emy sendiri.

Dalam sebulan, omzet pemasaran dari kopi celup produksi rumahan ini mencapai Rp40 juta dengan keuntungan sekira Rp4 juta.

Bahkan untuk produksinya, Emy sampai kerepotan dalam memenuhi pesanan pasar, meski pun kini telah dibantu sembilan orang pekerja. Tampaknya, permintaan pasar tetap lebih besar.

Kopi celup dipilih para konsumen karena memudahkan mendapatkan cita rasa kopi yang pas, serta proses produksi yang alami dengan bahan kopi pilihan tanpa bahan pengawet. Dan tentunya kopi celup membuat kesan kopi menjadi lebih mewah.

Anda terinspirasi ide kreatif Ibu Emy? Tidak ada salahnya untuk mencoba kreasi-kreasi lainnya dalam menciptakan sensasi kuliner yang baru. Dan raih sukses yang sama.

Salam sukses.

Sumber : Okezone.com

23 Maret 2011

Anak 10 Tahun Jadi CEO Perusahaan Bernilai Rp. 4 M

Hannah Altman
Ada kisah sukses yang cukup mengundang kagum dibuat bocah perempuan kelas lima SD di Amerika Serikat. Namanya adalah Hannah Altman yang sekarang berumur 10 tahun. Pada pagi hari, Hannah Altman menjalankan tugasnya sebagai pelajar. Pada malam hari, dia menjadi CEO untuk perusahaan keluarga bernilai USD500 ribu (Rp4 miliar lebih). Seperti apa kisah suksesnya?

Hannah bertugas mengawasi situs online-nya, Hannah's Cool World. Situs ini menjual berbagai alat untuk anak seperti penutup pensil, penghapus, risleting dekoratif, dan berbagai mainan dan hadiah.

Hannah’s memiliki 12 ribu pelanggan di dunia, dan telah mengirimkan produk ke Italia, Israel, Norwegia, Spanyol, Australia dan Selandia Baru. Saat diluncurkan pada 2009, situs ini menjual 250 ribu penutup pensil seperti dikutip dari Huffingtonpost, Selasa (22/3/2011).

Hannah's Cool World adalah bagian dari IBeOn, perusahaan yang dimiliki orangtua Hannah, Rick dan Lauren Altman. Nama situs orangtua Hannah adalah CoolZips, yang menjual ritsleting dekoratif buatan tangan untuk tas, jaket, ransel, boneka binatang dan sejenisnya.

Kisah sukses Hannah dimulai pada 2009. Saat itu, Hannah dan orangtuanya sedang pergi ke restoran. Hannah melihat mesin penjual otomatis penutup pensil. Dia terpaku dan mendesak ayahnya agar membeli penutup pensil dalam jumlah besar. Namun Rick menolak permintaan itu karena menilainya hanya buang-buang uang. Namun karena Hannah terus mendesak, Rick pun rela membeli.

Petualangan Hannah pun dimulai. Dia ingin memiliki sebuah situs, untuk menjual penutup pensil. Tidak ingin meredam semangat kewirausahaan anak, Rick dan Lauren setuju. Mereka membuat situs bernama Hannah's Cool World dan membeli beberapa iklan Google sehingga pembeli bisa menemukannya ketika mengetik “penutup pensil”. Ternyata, ada pembeli yang tertarik.

Di lain waktu, ketika keluarga ini melewati mesin penjual otomatis, sang ayah, Rick menanyakan kepada Hannah, “Coba lihat barang apa yang menarik minatmu.”

Penjualan penutup pensil dan mainan serta barang lucu dari Hannah's Cool World yang meningkat, menginspirasi Rick menjadikannya bisnis full time. Pada Mei 2010, Rick berhenti dari pekerjaannya untuk bekerja dengan Lauren dan Hannah.

Meski Hannah harus bekerja keras, dia tidak kehilangan masa kanak-kanak. Warga West Bloomfield, Michigan ini menghabiskan waktu untuk bisnis keluarga selama lima jam dalam seminggu, atau satu jam dalam sehari setelah sekolah.

Tugas utama Hannah adalah mengecek secara online untuk mempelajari barang baru, produk yang sedang in yang berpeluang untuk dijual di situsnya. Terkadang, dia membantu untuk memenuhi pesanan atau menyelesaikan keluhan pembeli. Meski memiliki dua profesi, Hannah mengaku tidak merasa istimewa.

“Saya tidak membahas soal itu (pekerjaannya sebagai CEO) di sekolah. Ketika aku bermain dengan teman-teman, mereka melihat mainan yang berbeda di mana saja, apa yang menurut kami keren,” kata Hannah.

Meski sudah mendapat mendapat gaji hingga enam digit, Hannah tetap diperlakukan sederhana oleh orang tuanya.

“Kami akan memberikan uang untuk beberapa hal seperti membeli gitar. Tapi kami berusaha menyimpannya di bank. Bila Anda berusia 10 tahun dan memiliki perusahaan sendiri, dan Anda mampu menghasilkan uang, maka Anda akan menginginkan semuanya,” pungkas Lauren.

Sumber : Okezone.com

20 November 2010

Kisah Sukses Eksekutif Cantik dari Google

Wanita cantik ini memang masih muda usianya baru kepala tiga tapi jangan ditanya prestasinya. Dia bukan wanita biasa, dialah Marissa Mayer salah satu eksekutif muda dibalik suksesnya kinerja Google selama beberapa tahun terakhir. Ingin tahu lebih lanjut mengenai prestasi Marissa Mayer? Majalah Fortune menobatkan dirinya dalam jajaran 40 bintang bisnis muda yang paling bersinar. Marissa Mayer memiliki jabatan dan tanggung jawab yang lumayan besar di Google, mesin pencari terbesar di dunia maya.

Marissa mulai bergabung pada 1999 sebagai insinyur wanita pertama. Kini, Marissa menempati posisi baru yang fokus pada pengembangan produk baru terkait layanan pencarian lokasi dan bisnis lokal yang tengah berkembang pesat.

Upaya ini dapat membantu Google untuk menjaring iklan lebih banyak dari toko-toko dan restoran. Apalagi, lebih dari 90 persen pendapatan perusahaan berasal dari iklan online.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai Vice President Google untuk Search Products & User Experience. Dia memimpin divisi terkait produk-produk pencarian web, gambar, berita, buku, produk, peta, Google Earth, Google Toolbar, Google Desktop, Google Health, Google Labs, hingga Google Chrome, browser internet dan sistem operasi yang menantang Microsoft Windows.

"Marissa telah memberikan kontrobusi luar biasa pada produk pencarian dalam satu dekade terakhir. Kami senang dengan berbagai masukannya," kata pernyataan resmi Google seperti dikutip Bloomberg beberapa waktu lalu.

Kini, Marissa tengah mengembangkan produk baru yang lebih fokus pada layanan pencarian lokasi dan bisnis lokal yang tengah berkembang pesat. Upaya ini dapat membantu Google untuk menjaring iklan lebih banyak dari toko-toko dan restoran. Apalagi, lebih dari 90 persen pendapatan perusahaan berasal dari iklan online.

Menurut catatan Google, wanita muda energik ini bukan sekedar mengarahkan tampilan dan fungsi mesin pencari Google, melainkan juga berperan di balik lebih dari 100 produk Google. Usahanya termasuk merancang dan mengembangkan mesin pencari Google, penerjemahan situs lebih dari 100 bahasa, serta membidangi Google News dan Gmail. Beberapa paten telah diajukan atas buatannya.

Di tengah kesibukannya, Marissa sempat mengajar kelas pengantar pemrograman komputer di Stanford untuk lebih dari 3.000 siswa. Dalam waktu luangnya, Marissa mengorganisir Google Movies.

Sosok Marissa telah dikenal luas dan kerap diulas di berbagai media. Ia masuk jajaran 10 pemimpin masa depan versi Newsweek dan daftar 50 Wanita Paling Berpengaruh versi Fortune. New York Times menyebutkan ia sosok cantik, cerdas, kaya, sukses, modis, dan ramah.

Marissa menerima gelar sarjana dalam sistem simbolis dan gelar master dalam ilmu komputer dari Universitas Stanford. Dia juga memegang gelar doktor kehormatan dari rekayasa dari Illinois Institute of Technology.