Mungkin anda yang merupakan produk jaman dulu kalau komunikasi dengan pacar biasanya dengan mengirim surat. Setelah itu ada jaman handphone komunikasi dengan SMS dan telpon setiap saat. Dan sekarang jaman semakin canggih dimana internet bisa diakses via smartphone. Komunikasi dengan pacar lebih mudah dengan Facebook dan Twitter. Seperti apa?
Dibandingkan mengirim surat cinta atau bernyanyi lagu romantis, deklarasi cinta dengan 140 kata di Twitter tampak tidak romantis. Namun, media internet kini malah digilai.
Dalam survei terbaru majalah Shape and Men’s Fitness, lebih dari 65% responden mengaku diajak berkencan via pesan teks. Beberapa di antaranya bahkan mengaku belum pernah dikirim surat cinta.
Teknologi mampu memperlancar jalannya cinta sejati, ujar Patrick Markey, direktur Laboratorium Hubungan Interpersonal di Villanova University, Amerika Serikat.
”Kencan via internet bagaikan mendapat lebih banyak ikan di laut dibandingkan sebelumnya. Anda hanya perlu melihat halaman situs dan mencari pasangan potensial. Ini sangat mudah.” Cara ini sangat menguntungkan, apalagi bagi seseorang lajang yang terlalu sibuk dengan pekerjaan maupun sisi kehidupan lain.
Sebelum seseorang melakukan kencan pertama, menghindari kebohongan identitas dari lawan jenis juga dapat dilakukan dengan internet. Setiap individu dapat mengakses Google dan Facebook untuk mencari tahu ’calon pasangan’ dan memastikan semua informasi yang diberikan sesuai tampilan di media internet.
”Apa yang ingin diketahui seseorang dari pasangannnya dapat dimiliki dengan cepat dan mudah sekarang,” kata Robert Rosenwein, profesor sosiologi di Lehigh University.
”Media internet memberikan peringatan kepada Anda tentang seseorang sehingga Anda tidak perlu menghabiskan waktu banyak dengannya untuk mencari tahu apakah dia cocok dengan Anda atau tidak,” kata Rosenwein lagi.
Lalu, saat Anda menemukan ’Juliet’ potensial, bagaimana cara modern untuk mendapatkan hati wanita? Cobalah hubungi ke ponsel. Keberadaan SMS kini lebih terstruktur di mana pesan sebelumnya dapat digabungkan dengan pesan baru dalam satu tampilan.
Paul Walker, 25 tahun, asal Brooklyn, Amerika Serikat, menggunakan SMS sebagai hadiah ulang tahun hubungan dengan pasangannya, Elizabeth. Ia mengumpulkan SMS lalu dalam satu kesatuan sehingga berbentuk seperti kronologi hubungan. ”Ini menjadi jejak hubungan dan sesuatu yang emosional,” kata Walker.
Teknologi tidak hanya membantu memikat cinta. Dalam sebuah studi, Jen Eden dan Alice Veksler dari Miami University, Ohio, AS, internet dimanfaatkan pula untuk menggagalkan hubungan yang tidak diinginkan. ”Kami melihat adanya taktik yang digunakan seseorang untuk mempertahankan status mereka dalam hubungan. Mereka bisa bersikap seolah tidak cocok dalam hubungan.”
Selain itu, internet juga membantu Anda memutuskan hubungan tanpa perlu merasa tidak nyaman. ”Mediasi komputer sangat bagus ketika Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan,” kata Eden lagi. Dalam sebuah survei yang dikutip Time, 43% wanita dan 27% pria mengakhiri hubungan via SMS.
Dalam fenomena ’putus cinta’, cukup sulit untuk mengetahui batas antara efisiensi dan komunikasi impersonal. Kunci terletak pada penyeimbangan hubungan saat online ataupun offline.
”Beberapa orang mungkin berpikir hubungan akan berjalan dengan baik jika memanfaatkan Facebook. Namun, seringkali kita melupakan kebutuhan ’obrolan kecil’ yang berkualitas,” ujar Art Ramirez, asisten profesor bidang komunikasi di Arizona State University.
Tidak dipungkiri, popularitas Facebook dan Twitter saat ini sangat tinggi. Situs peneliti internet Experian Hitwise mengatakan pada Januari lalu, Facebook memiliki bagian 12,46% dari keseluruhan trafik online Inggris. Jumlah itu menunjukkan sebanyak 2,4 miliar orang mangakses Facebook.
Facebook juga diketahui memiliki 56% total kunjungan. "Ketika jejaring sosial saling bersaing, banyak pengguna muncul di berbagai tempat di internet," kata Research Director Experian Hitwise Robin Goad.
Facebook dan Twitter merupakan jejaring sosial paling populer di dunia "Twitter menunjukkan pertumbungan sangat pesat sejak peluncuran pada 2006. Situs ini memiliki setidaknya 253 juta pengguna aktif setiap bulan, 85% lebih tinggi dari jumlah di tahun lalu," ungkap perusahaan Perkins Caufield & Byers, beberapa waktu lalu.
Sumber : inilah.com
Knowing is not enough, We must APPLY. Willing is not enough, We must DO. (Bruce Lee)
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
22 Maret 2011
29 Januari 2011
Facebook Jalan Pintas Cari Pacar
Banyak rekan saya yang mendapatkan pacar barunya ternyata dari media social semacam Facebook. Ini adalah fakta yang banyak kita jumpai di sekitar kita. Ternyata ada sisi positif dan negatif dari media social tersebut. Tetapi sebenarnya Facebook adalah salah satu media saja untuk mempertemukan dua orang yang akhirnya bisa menjadi pacar. Ternyata ada juga lho yang melakukan penelitian tentang media social ini.
Sebuah penelitian di Inggris menemukan fakta mengejutkan tentang Facebook dan hubungan percintaan. Sebuah survey, yang melibatkan 1200 responden, menemukan bahwa empat dari lima perempuan dan tiga dari lima pria yakin bahwa Facebook, layanan pesan singkat (SMS), dan media sosial lainnya bisa membawa satu pasangan yang baru saja kenalan menuju hubungan yang lebih intim.
Sekitar 28 persen responden perempuan bahkan mengakui bahwa mereka kini lebih cepat berhubungan seks dengan seseorang yang baru mereka kencani karena sebelumnya mereka telah terlibat dalam hubungan yang dinamakan, 'keintiman digital'. Penggunaan media sosial melalui telepon selular dan komputer jinjing rupanya kini telah menjadi jalan pintas menuju hubungan intim, demikian klaim para peneliti itu seperti yang dikutip Daily Mail.
"Jika tujuan Anda untuk berhubungan seks, sms akan sangat membantu karena hal itu membuat korespondensi antara manusia menjadi lebih menggairahkan," kata Dokter Belisa Vranich, seorang psikolog. "Sms juga memberikan kesan yang mengecoh, dengan memberi kesan bahwa Anda dan pasangan telah berkenalan lama," papar Vranich lebih lanjut.
"Anda mungkin sempat berkencan sekali atau dua kali, tetapi karena telah terjadi banyak pertukaran informasi, baik melalui sms maupun Facebook, hubungan itu terasa lebih lama dari sekedar dua kali kencan," ia menjelaskan. Sms merupakan cara yang paling banyak digunakan oleh para pasangan dalam berhubungan. Perempuan mengirim sms 150 persen lebih sering ketimbang menelpon, sementara pria mengirim sms 39 persen lebih sering ketimbang menelpon.
Bahkan 70 persen perempuan dan 63 persen pria dalam riset itu menyempatkan diri mengunjungi 'mbah Google' sebelum memastikan pasangan kencan yang potensial bagi mereka. Sekitar 65 persen dari peserta jajak pendapat yang digelar oleh majalah 'Shape'dan 'Men's Fitness' itu mengatakan mereka sering diajak kencan hanya dengan menggunakan sms dan 49 persen via Facebook.
Ketika hubungan itu dirasa 'nyambung' maka 72 persen sukarelawan perempuan mengaku mereka tidak akan segan-segan untuk mulai melacak seluk-beluk mantan pacar pasangan baru mereka dalam Facebook.
Bahkan penelitian itu menemukan hal yang lebih menarik. Saking terikatnya pada ponsel, bahkan ketika sedang berhubungan seks, lima persen responden mengaku menyempatkan diri untuk melihat siapa yang menghubungi mereka dan satu persen lagi justru memilih untuk menerima telpon itu dulu.
Lebih seru lagi, bahkan kini media sosial menjadi alat untuk memutuskan hubungan dengan pasangan. Sekitar 43 persen perempuan dan 27 persen pria mengaku pernah diputuskan lewat sms. Akan tetapi putus dalam hubungan percintaan tidak selalu berarti tidak berteman lagi di dunia maya. Sejumalah 81 responden mengaku tidak akan 'me-remove' mantan pacar dari daftar sahabat di Facebook dan 75 persen lagi malah mengaku menggunakan Facebook untuk mengecek akun mantan kekasih mereka.
Sumber : Liputan6
Sebuah penelitian di Inggris menemukan fakta mengejutkan tentang Facebook dan hubungan percintaan. Sebuah survey, yang melibatkan 1200 responden, menemukan bahwa empat dari lima perempuan dan tiga dari lima pria yakin bahwa Facebook, layanan pesan singkat (SMS), dan media sosial lainnya bisa membawa satu pasangan yang baru saja kenalan menuju hubungan yang lebih intim.
Sekitar 28 persen responden perempuan bahkan mengakui bahwa mereka kini lebih cepat berhubungan seks dengan seseorang yang baru mereka kencani karena sebelumnya mereka telah terlibat dalam hubungan yang dinamakan, 'keintiman digital'. Penggunaan media sosial melalui telepon selular dan komputer jinjing rupanya kini telah menjadi jalan pintas menuju hubungan intim, demikian klaim para peneliti itu seperti yang dikutip Daily Mail.
"Jika tujuan Anda untuk berhubungan seks, sms akan sangat membantu karena hal itu membuat korespondensi antara manusia menjadi lebih menggairahkan," kata Dokter Belisa Vranich, seorang psikolog. "Sms juga memberikan kesan yang mengecoh, dengan memberi kesan bahwa Anda dan pasangan telah berkenalan lama," papar Vranich lebih lanjut.
"Anda mungkin sempat berkencan sekali atau dua kali, tetapi karena telah terjadi banyak pertukaran informasi, baik melalui sms maupun Facebook, hubungan itu terasa lebih lama dari sekedar dua kali kencan," ia menjelaskan. Sms merupakan cara yang paling banyak digunakan oleh para pasangan dalam berhubungan. Perempuan mengirim sms 150 persen lebih sering ketimbang menelpon, sementara pria mengirim sms 39 persen lebih sering ketimbang menelpon.
Bahkan 70 persen perempuan dan 63 persen pria dalam riset itu menyempatkan diri mengunjungi 'mbah Google' sebelum memastikan pasangan kencan yang potensial bagi mereka. Sekitar 65 persen dari peserta jajak pendapat yang digelar oleh majalah 'Shape'dan 'Men's Fitness' itu mengatakan mereka sering diajak kencan hanya dengan menggunakan sms dan 49 persen via Facebook.
Ketika hubungan itu dirasa 'nyambung' maka 72 persen sukarelawan perempuan mengaku mereka tidak akan segan-segan untuk mulai melacak seluk-beluk mantan pacar pasangan baru mereka dalam Facebook.
Bahkan penelitian itu menemukan hal yang lebih menarik. Saking terikatnya pada ponsel, bahkan ketika sedang berhubungan seks, lima persen responden mengaku menyempatkan diri untuk melihat siapa yang menghubungi mereka dan satu persen lagi justru memilih untuk menerima telpon itu dulu.
Lebih seru lagi, bahkan kini media sosial menjadi alat untuk memutuskan hubungan dengan pasangan. Sekitar 43 persen perempuan dan 27 persen pria mengaku pernah diputuskan lewat sms. Akan tetapi putus dalam hubungan percintaan tidak selalu berarti tidak berteman lagi di dunia maya. Sejumalah 81 responden mengaku tidak akan 'me-remove' mantan pacar dari daftar sahabat di Facebook dan 75 persen lagi malah mengaku menggunakan Facebook untuk mengecek akun mantan kekasih mereka.
Sumber : Liputan6
Label:
cinta,
Facebook,
pacar,
percintaan
Langganan:
Postingan (Atom)

