Tampilkan postingan dengan label Paspor Gayus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paspor Gayus. Tampilkan semua postingan

05 Januari 2011

Gayus 68 Hari Keliling Dunia

Foto Paspor Gayus
Jaringan mafia hukum Gayus Tambunan bukan hanya polisi - jaksa dan hakim saja tapi ia juga punya jaringan dengan petugas imigrasi untuk menerbitkan paspor atas nama Sony Laksono. Dengan paspor inilah Gayus bisa bebas plesir ke luar negeri kemungkinan untuk menyelamatkan asetnya.

Menurut Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, Gayus alias Sony Laksono pelesir hingga ke Makau, Cina, dan Kuala Lumpur, Malaysia, saat ditahan di penjara Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok. Foto di paspor Sony Laksono identik dengan foto Gayus yang menggunakan wig seperti saat di Bali, kata Patrialis di kantornya.

Sebelum skandal pelesiran Gayus ke Makau dan Kuala Lumpur terungkap, terdakwa kasus pajak itu dipergoki sedang menonton tenis di Bali. Di Pulau Dewata, pada awal November itu, Gayus menyamar memakai wig.

Menurut data Imigrasi, Gayus alias Sony terbang ke Makau pada 24 September dan kembali dua hari kemudian. Ia berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Lalu, pada 30 September, ia pergi ke Kuala Lumpur, Malaysia. Namun, belum diketahui kapan Gayus pulang dari Malaysia. Corporate Secretary PT Angkasa Pura II, Hary Cahyono, menduga Gayus pulang melalui Bandung atau Medan, tidak melalui Soekarno-Hatta.

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta telah membentuk tim investigasi internal berkaitan dengan dugaan lolosnya Gayus alias Sony ke luar negeri melalui bandara itu. Menurut kepala imigrasi bandara tersebut, Dirman Sukardi, hasil penyelidikan akan diketahui hari ini.

68 Hari Keliling Dunia

BERADA di penjara Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Gayus H. Tambunan malah lebih leluasa pelesir ketimbang saat menjadi pegawai pajak di Departemen Keuangan. Selama delapan bulan di sana, ia "cuti" 68 hari. Sebagian waktu cuti itu ia pakai untuk keliling dunia.

MAKAO, CINA
Waktu: 24-26 September
Selama September, ia berada di luar tahanan 19 hari.

KUALA LUMPUR, MALAYSIA
Waktu: 30 September
Diduga kembali 3 Oktober berdasarkan dokumen pemeriksaan polisi yang mencatat dia di luar tahanan pada 1-3 Oktober. Selama Oktober, ia "cuti" dari penjara 23 hari.

BALI
Waktu: 4-6 November
Selama November, ia di luar penjara 4 hari .

KE MANA LAGI?
Diduga belum semua acara wisata Gayus terungkap. Sebab, ia banyak absen selama berada di rutan Depok.
Masa tahanan: April-21 November 2010
Jumlah absen: 68 hari, termasuk 3 hari pada Juli dan 19 hari pada Agustus

BAGAIMANA GAYUS KE LUAR NEGERI?

1. Menyuap polisi penjaga.
Kepala Rutan Mako Brimob Komisaris Polisi Iwan Siswanto Rp 368 juta
Anak buah Iwan (8 orang) masing-masing Rp 1,5 juta per pekan.
2. Menyamar menjadi Sony Laksono berbekal paspor seorang anak, Margareta, yang dimodifikasi menjadi paspor atas nama Sony Laksono.


Sumber: Koran Tempo

Ini Foto Gayus di Paspor

Foto Paspor Gayus
Beredar informasi bahwa ternyata saat mendekam di Rutan Mako Brimob, terdakwa kasus madia pajak, Gayus Tambunan tak hanya pelesiran ke Bali, tapi juga ke luar negeri. Berita menghebohkan ini benar-benar menampar imigrasi Indonesia. Mengapa bisa ada paspor aspal Gayus?

Beberapa hari terakhir ramai dibahas masalah Hasil temuan sementara tim yang dibentuk Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar mengungkap, ada paspor atas nama Sony Laksono yang memuat foto orang mirip Gayus yang memakai wig.
Paspor atas nama Sony Laksono itu dipakai ke Macau 24 September 2010 ke Macau. Juga ke Kuala Lumpur pada 30 September 2010.

Seperti apa wajah mirip Gayus dalam paspor itu? Seperti yang diunggah Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana di akun Twitter-nya, memang terlihat foto sosok mirip Gayus dengan rambut palsu dan kaca mata berbingkai tebal.

Paspor itu ditulis atas nama Sony Laksono, tanggal lahir 17 Agustus 1975. Paspor bernomor register 1A11JC4639-JRT itu dikeluarkan tanggal 5 Januari 2010.

"Ini foto Gayus dengan wig di paspor 'Sony Laksono'. Nama samaran yang sama ketika Gayus nonton tenis ke Bali," tulis Denny Indrayana di akun Twitternya, Rabu 5 Januari 2011.

Pihak maskapai Air Asia membantah ada nama Gayus pada penerbangan 30 September ke Singapura. Saat pelesir ke Bali, Gayus memang tidak memakai nama asli. Informasi yang beredar, Gayus memakai nama Sony Laksono. Apakah saat ke Singapura ada penumpang bernama Sony Laksono?

Informasi orang mirip Gayus ke luar negeri berasal dari seorang warga yang menulis surat pembaca di Harian Umum Kompas, Minggu 2 Januari lalu. Dalam suratnya, Devina menulis: "Ketika itu seorang pria memakai wig dan kacamata masuk ke ruangan tempat saya menunggu. Setelah melihat foto yang belakangan banyak beredar di surat kabar dan berita TV, saya semakin yakin bahwa orang yang berada dalam satu penerbangan dengan saya ke Singapura tersebut memang Gayus."

Devina berada dalam penerbangan Air Asia bernomor QZ 7780, dengan waktu keberangkatan 11.20 WIB dari Jakarta menuju Singapura, hari Kamis, 30 September 2010.

Sumber : Vivanews