Tampilkan postingan dengan label Navy Seals. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Navy Seals. Tampilkan semua postingan

10 Mei 2011

Inilah Ciri Penembak Osama bin Laden

Navy Seals
Pekan lalu Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah memberi selamt kepada tim dari pasukan elite Navy SEALS atas keberhasilan membunuh Osama bin Laden. Tapi demi pertimbangan keamanan, identitas tim elite Angkatan Laut AS itu tetap terjaga kerahasiaannya. Seperti apa ciri penembak jitu Navy Seals yang membunuh Osama bin Laden?

Maka, sudah pasti, identitas prajurit yang menembak bin Laden sudah pasti ikut tertutup rapat. Namun, sejumlah mantan anggota SEAL memberi petunjuk seperti apa ciri-ciri pembunuh pemimpin jaringan teroris al-Qaeda itu, yang tewas dengan tembakan di kepala.

Para alumnus SEAL itu adalah Eric Greitens, Richard Marcinko, dan Stew Smith. Kepada harian The Washington Post, mereka bisa menyajikan gambaran rupa prajurit pembunuh Osama. Ini berdasarkan pengalaman mereka berdinas di SEAL sebelum pensiun.

Di mata Marcinko, pembunuh Osama itu pasti berusia antara 26 dan 33 tahun. Jelasnya dia adalah pria, karena belum ada satupun perempuan yang masuk SEAL. Kemungkinan besar, penembak adalah berkulit putih, walau SEAL belakangan ini meningkatkan jumlah kaum minoritas untuk bergabung.

Mengenai sifat si penembak, Marcinko yakin bahwa dia adalah seorang “pemikir positif yang bisa bermasalah bila tidak mendapat tantangan.” Dia pun tidak segan-segan mengorbankan waktu luang untuk dipanggil bertugas kapan saja, namun bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

“Orang-orang seperti ini pada suatu waktu sanggup membunuh di belahan dunia lain, namun 24 jam kemudian dia akan sibuk dengan mesin pemotong rumput di rumah,” kata Smith, yang dikutip The Washington Post.

Dia juga menduga pembunuh Osama kemungkinan besar adalah mantan atlit SMA atau kampus. Pastinya, dia memiliki fisik yang prima namun juga kuat, cepat, dan cerdas. “Mereka menyebut diri ‘atlit yang taktis,’” kata Smith.

Menurut Marcinko, anggota pasukan operasi bin Laden ini kemungkinan besar tidak berambut cepak dan bermuka mulus, seperti profil tentara pada umumnya. Namun, anggota SEAL seperti ini berpenampilan urakan.

“Dia kemungkinan berewokan dan penampilan acak-acakan, seperti preman jalanan. Pokoknya kita enggan dekat dengan dia. Dalam unit tentara konvensional, prajurit seperti itu pasti tidak berdisiplin. Namun, bagi anggota SEAL, itu adalah penampilan standar.

Menurut Marcinko, tangan rata-rata anggota SEAL tidak halus. Bagi mereka yang bergabung dalam tim elit itu, memiliki bekas luka atau codet akibat pecahan bom atau muntahan peluru adalah wajar.

Bagi Marcinko, anggota SEAL yang dilibatkan dalam operasi memburu Osama itu pastinya bukan muka-muka baru. Mereka pasti sudah berkali-kali melakukan operasi serupa dengan risiko tinggi.

“Mereka ingin pengakuan. Namun itu hanya didapat di antara sesama mereka,” kata Greitens. Itulah sebabnya para anggota SEAL lebih suka dianggap sebagai “pejuang rendah hati,” lanjut Greitens.

04 Mei 2011

Inilah Perlengkapan Tempur Navy Seals

Navy Seals
Pasukan khusus Navy Seals sukses membunuh buronan teroris nomor satu Amerika Serikat, Osama bin Laden. Lalu seperti apa perlengkapan tempur yang digunakan Navy Seals tersebut?

Navy SEALs memiliki perlengkapan khusus, mulai dari kendaraan hingga baju dan senjata. Berikut, ‘perlengkapan’ tersebut.

Kendaraan

Tiap kendaraan Navy SEALs digunakan untuk mengantarkan tim ke tujuan tertentu dengan keuntungan dan utilitas tertentu.

Kendaraan Pengiriman SEAL (SDV) beroperasi di bawah permukaan air untuk mengirim keperluan perlengkapan dalam satu misi. Selain itu, terdapat beberapa kendaraan serupa, termasuk CRRC, SOC-R, RHIB, dan MK V.

Scuba

Sistem Sirkuit Terbuka (OCS) merupakan sistem bernapas yang memungkinkan penyelam bernapas dari tanki suplai dan menghembuskan udara ke air.

Sistem Oksigen Sirkuit Tertutup (CCOS) memungkinkan penyelam bernapas oksigen 100%, dan menghembuskannya dalam alat yang kemudian disaring dan diubah kembali menjadi udara yang bisa dihirup.

Sistem Gas Sirkuit Gabungan (CCMGS), sistem ini merupakan perpaduan OCS dan CCOS. Alhasil, sistem ini bisa meningkatkan kedalaman yang bisa diselam SEALs dan memperpanjang waktu selam.

Pakaian

Tak aneh jika SEALs juga membutuhkan pakaian khusus. Termasuk untuk berenang, menghadapi cuara dingin yang ekstrem, juga cuaca panas.

Untuk cuaca dingin ekstrem, pakaian SEALs bisa mencegah panas yang ada menghilang, termasuk radiasi dan penguapan.

Untuk menghasilkan panas, SEALs harus melakukan aktivitas fisik. Namun jika SEALs pergi ke tempat yang panas, baju akan menjadi sangat panas dan membuat SEALs kepanasan. Pelapisan dan ventilasi memungkinkan terjadinya pendinginan dan membantu baju tetap kering.

Senjata

SEALs menggunakan pistol, termasuk 9mm SIG Sauer P226 dan MK23 MOD 0 45-Caliber yang dilengkapi peredam dan laser untuk membidik.

SEALs juga menggunakan senapan laras panjang, termasuk M4A1 5,56 mm dan AK-47. Mereka juga menggunakan shotgun (MK43), senapan mesin (M3HB) dan senapan sub-mesin )HK MP5 9mm).

Selain itu, mereka juga dibekali sniper M88 .50 PIP dan M-14 bersama peluncur granat, mortar, dan roket antitank. SEALs bisa memilih senjata yang sesuai misinya.

Berbagai teknologi inilah yang dimiliki SEALs saat di medan perang. Perlengkapan ini membantu tim menyelesaikan misi dan memastikan keselamatan tim.

Sumber : inilah.com