Maraknya tablet PC akhir-akhir ini semakin mendorong produsen untuk membuat tabletnya sendiri berukuran berbeda dari yang lain. Ukuran tablet berkisar 7-10 inci. Namun, mengapa Research In Motion (RIM) memilih tujuh inci?
Banyak tablet beredar di pasar global memiliki ukuran layar berkisar 10 inci, sebut saja Motorola Xoom dengan layar 10,1 inci, dan iPad Apple dengan ukuran 9,7 inci. Berbeda seperti Galaxy Tab Samsung, RIM juga memilih ukuran tujuh inci untuk tabletnya.
Menurut Managing Director RIM Southeast Asia Gregory Wade saat berada di Parkir Timur Senayan, ukuran tujuh inci dipilih karena RIM menganggap ukuran itu merupakan ukuran yang pas untuk mendukung mobilitas.
“Ukuran 7 inci sangat mendukung mobilitas untuk bermain dan bekerja,” ungkap Wade (25/4).
Selain itu, Wade mengaku, ukuran tujuh inci tablet yang bernama PlayBook itu bisa dengan mudah ditaruh dimana saja, termasuk tas atau saku jas.
Saat ditanya kemungkinan membuat tablet berukuran 10 inci, Wade mengatakan, RIM ingin fokus pada ukuran tujuh inci karena menurut perusahaan pembuat BlackBerry ini, tujuh inci merupakan ukuran paling pas untuk sebuah tablet.
Knowing is not enough, We must APPLY. Willing is not enough, We must DO. (Bruce Lee)
Tampilkan postingan dengan label Blackberry Playbook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blackberry Playbook. Tampilkan semua postingan
26 April 2011
12 Februari 2011
Blackberry Playbook Bisa Jalankan Aplikasi Android?
![]() |
| Blackberry Playbook |
Suatu hal yang mengejutkan mengingat, RIM sendiri tak kehabisan aplikasi dan justru mendorong agar aplikasi di BlackBerry App World semakin banyak, dan bisa digunakan di PlayBook.
Rumor ini berkembang dari sumber terdekat RIM, yang menyebutkan produsen asal Kanada itu tengah berkonsultasi dengan para developer agar hal ini bisa terwujud. Bahkan, saat ini rencana ini tengah dimatangkan di lingkup internal. Demikian yang dilansir TG Daily, Sabtu (12/2/2011).
Kabarnya kemampuan aplikasi Android di PlayBook ini, RIM dinilai sengaja bagian dari strategi ini untuk memperluas pasar tablet mereka agar dapat lebih mudah diterima pasar.
Terlebih lagi, produsen BlackBerry itu dihadapkan pada tugas berat untuk memecah dominasi Apple iPad, Samsung Galaxy Tab, dan para pesaing lainnya. Apalagi jika melihat kedatangan PlayBook ke pasar yang terbilang telat.
Nah, untuk menjaga momentum pasar dan meraih kepercayaan publik, PlayBook pun harus membawa sesuatu yang baru dan segar.
Sumber : Okezone
06 November 2010
Saatnya Era Komputer Tablet
Selama ini kita bisa melihat di toko-toko komputer bahwa pada selama 2009-2010 penjualan notebook mulai tergusur dengan kemunculan netbook. Dengan ukuran yang kecil yakni 10 inc, netbook memiliki kelebihan daripada notebook dari sisi mobilitas dan konektivitasnya dengan internet. Karena bentuknya lebih kecil dan lebih ringan baik beratnya maupun kinerjanya dan biasanya digunakan untuk browsing internet di cafe dsb.
Nah, di tahun 2010 diwarnai dengan kemunculan komputer tablet dengan berbagai merek yang berakhiran pad-pad yang akan mengubah kondisi tadi. Dengan munculnya tablet-tablet ini orang tak lagi terkoneksi internet atau online hanya di kala mereka butuh untuk menyalakan notebook atau netbook.
Kini dengan tablet-tablet ini mereka bisa online terus, karena tak perlu lagi repot-repot membuka, menyalakan netbook, menunggu untuk online. Jadi menurut saya ini adalah trend baru dan tahun 2011 trend ini bisa berkembang pesat karena sudah menjadi lifestyle. Menurut saya, ini merupakan lampu kuning bagi netbook. Netbook memang bisa digunakan untuk menulis, mengedit, dan beberapa fungsi lainnya. Namun komputer tablet lebih handy dan membuat pengguna menjadi lebih produktif. Ia adalah perangkat hybrid yang berada di antara piranti berlayar kecil dengan piranti berlayar besar. Tablet ini juga didukung dengan berbagai sistem operasi baru seperti Android, iOS, QNX (sistem operasi BlackBerry Playbook). Kelebihannya tak hanya bisa menyajikan informasi, tapi juga cocok sebagai perangkat hiburan, sekaligus juga menjadi perangkat komunikasi. Ini akan memaksa pengguna untuk beralih dari netbook kepada tablet. Apalagi ia juga memiliki kemampuan untuk memainkan video berdefinisi tinggi. Selain itu, komputer tablet ini juga bisa digunakan untuk menelepon dan ber-SMS.
Jadi potensi yang bisa dicapai dari tablet ini cukup besar. Apalagi dengan tablet ini, orang bisa online terus sepanjang hari. Baterainya pun juga tahan lebih lama dari netbook, bisa mencapai sekitar 10 jam untuk tablet seperti Samsung Galaxy Tab maupun Apple iPad. Nah apakah anda sudah mencobanya?
Nah, di tahun 2010 diwarnai dengan kemunculan komputer tablet dengan berbagai merek yang berakhiran pad-pad yang akan mengubah kondisi tadi. Dengan munculnya tablet-tablet ini orang tak lagi terkoneksi internet atau online hanya di kala mereka butuh untuk menyalakan notebook atau netbook.
Kini dengan tablet-tablet ini mereka bisa online terus, karena tak perlu lagi repot-repot membuka, menyalakan netbook, menunggu untuk online. Jadi menurut saya ini adalah trend baru dan tahun 2011 trend ini bisa berkembang pesat karena sudah menjadi lifestyle. Menurut saya, ini merupakan lampu kuning bagi netbook. Netbook memang bisa digunakan untuk menulis, mengedit, dan beberapa fungsi lainnya. Namun komputer tablet lebih handy dan membuat pengguna menjadi lebih produktif. Ia adalah perangkat hybrid yang berada di antara piranti berlayar kecil dengan piranti berlayar besar. Tablet ini juga didukung dengan berbagai sistem operasi baru seperti Android, iOS, QNX (sistem operasi BlackBerry Playbook). Kelebihannya tak hanya bisa menyajikan informasi, tapi juga cocok sebagai perangkat hiburan, sekaligus juga menjadi perangkat komunikasi. Ini akan memaksa pengguna untuk beralih dari netbook kepada tablet. Apalagi ia juga memiliki kemampuan untuk memainkan video berdefinisi tinggi. Selain itu, komputer tablet ini juga bisa digunakan untuk menelepon dan ber-SMS.
Jadi potensi yang bisa dicapai dari tablet ini cukup besar. Apalagi dengan tablet ini, orang bisa online terus sepanjang hari. Baterainya pun juga tahan lebih lama dari netbook, bisa mencapai sekitar 10 jam untuk tablet seperti Samsung Galaxy Tab maupun Apple iPad. Nah apakah anda sudah mencobanya?
Langganan:
Postingan (Atom)


